Blog kali ini gw akan cerita tentang pengalaman gw ikut Core Analyst School.
Apa itu Core Analyst School? Core Analyst School adalah training wajib dari Accenture untuk level Analyst. Lokasi training untuk analyst dari negara South East Asia, Australia, Korea, India, dan Jepang adalah di Putrajaya, Malaysia. Well, gw gak akan cerita tentang isi dari trainingnya, tapi gw akan cerita tentang pengalaman gw semasa training.
Day – 0, Sunday (23 November 2008)
Jam 9 pagi, gw dan 2 orang temen gw (Rado dan Angki) udah kumpul di Bandara Soekarno Hatta, karena pesawat akan terbang pukul 11.15, tapi kenyataanya pesawat baru terbang pukul 12.15 karena ada masalah bagasi.
Sekitar pukul 3 sore, gw sampai di KLIA. Tujuan pertama adalah menuju taxi counter buat beli tiket taxi ke Putrajaya. Setelah kurang lebih berkendara sekitar 45 menit, akhirnya tiba juga di Mariott Putrajaya. Kesan pertama gw adalah waaw.. gede banget hotelnya…
Setelah check in, gw rencananya mau pergi ke KLCC naik shuttle dari hotel, tapi ternyata udah penuh, akhirnya gw book untuk pergi ke alamanda (salah satu mall di Putrajaya).
Tips: Untuk yang pergi CAS, setelah nyampe hotel, book shuttle ke KLCC untuk satu minggu, karena harga taxi dari hotel ke KLCC itu sekitar RM 80.
Day – 1, Monday (24 Nov 2008)
Hari pertama dimulai. Jam 6 pagi waktu malaysia (which is jam 5 pagi waktu Indonesia, hiks3x…) gw udah bangun dan bersiap-siap untuk makan pagi. Sampai tempat makan, udah banyak orang-orang dengan name tag Accenture. Ini waktunya untuk berkenalan dengan orang-orang Accenture dari negara lain, tapi karena baru hari pertama dan pagi-pagi pula, akhirnya gw memutuskan untuk gak kenalan dulu karena niatnya pengen makan pagi
.
Sekitar jam 8, CAS dibuka. Baru deh gw berkenalan dengan orang-orang di sini, ya meskipun ujung-ujungnya agak lupa, tapi setidaknya gw akan bersama mereka selama 2 minggu kedepan. Di sesi ini juga gw untuk pertama kalinya bertemu dengan tim gw (gw masuk ke Team 1 Section 2).
Team 1 section 2 terdiri dari 6 orang, yaitu Amand (Australia), Tanya (Australia), Fabian (Singapore), Ami (Jepang), Samuel (India), dan tentu aja gw.
Waktu terus berjalan sampai gak kerasa ternyata udah sore dan kelas pun selesai. Setelah selesai kelas, gw langsung ke kamar untuk ganti baju, soalnya hari ini mau pergi ke KLCC naik shuttle yang jam 18.45. Sampai KLCC kira-kira jam 8 malam, dan tujuan pertama adalah langsung foto-foto di depan Twin Tower dan menjelajah Suriah KLCC sampai jam 10.45.
Day – 2, Tuesday (25 Nov 2008)
Nothing to do on this day, gw cuma beristirahat di hotel dan menikmati kamar. Mempersiapkan energi buat acara besoknya.
Day – 3, Wednesday (26 Nov 2008)
It’s networking event. Ini waktunya buat berkenalan sama orang-orang dari negara lain. Jam 7 malam gw udah dateng ke tempat acara, tapi acara baru mulai sekitar jam stgh 8. Tapi itu bagus, karena gw punya banyak waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang. Acara baru selesai sekitar jam 10 malam dan gw langsung melanjuatkan ke kamar untuk tidur.
Tips: manfaatkan waktu networking event ini untuk berkenalan dengan semua participant dan faculty. Berbagai macam minuman melimpah ruah di sini, dari mulai beer, red wine, white wine, champagne, aneka juice, sampai air putih juga ada (yang terakhir ini penting lhooo), jadi jangan kebanyakan minum ya…
Day – 4, Thursday (27 Nov 2008)
Acara hari ini adalah berkunjung ke Accenture KL Office. Kebetulan Rado punya temen dari Accenture Malaysia, jadi kita bisa berkunjung deh ke Accenture KL. Accenture KL Office ini ada di lt 66 Twin Tower. Jadi, daripada ngantri tiket untuk masuk ke jembatan twin tower di lantai 42, mending masuk ke Accenture Office yang ada di lt. 66. Gw seneng dengan arsitektur KL Office, meskipun tempatnya gak terlalu luas (menurut gw c lebih gede Accenture Jakarta,
), tapi designnya bagus.
Tips : Berkenalanlah dengan orang Malaysia, jadi mereka bisa nganter ke Accenture KL Office. Karena gak bisa sembarangan masuk ke situ (namanya juga Office… :p)
Day – 5, Friday (27 Nov 2008)
It’s party time…. Karena gak kebagian shuttle jam 18.45 dan gak mau rugi, akhirnya gw naik shuttle jam 10 malam (shuttle terakhir dari hotel). Sampai KLCC kira-kira jam 10.45 dan langsung menuju ke sebuah club, namanya Quattro. Lokasinya pas banget depan KLCC (tepatnya di Avenue K).
Waktu gw ke sana, gw gak tau kalo quattro ini dibagi jadi 4 bagian, ada summer (restaurant), autumn(club), winter(bar), dan spring(lounge) dengan suhu yang berbeda2. Jadi, gw langsung masuk ke autumn (bayarnya RM38). Setelah masuk ke dalam, ternyata temen2 gw pada di winter, dan masuk ke winter itu lebih mahal RM10 daripada ke autumn. Setelah begging-begging dengan petugas, akhirnya bisa juga masuk ke autumn dengan menambah RM10 (kalo kita bayar untuk masuk winter, bisa masuk ke semua tempat, tapi kalo cuma untuk autumn aja, gak bisa masuk ke winter).
Pas masuk ke winter, kita harus pakai jaket dan deposit sekitar RM50, karena ternyata suhunya dingiiiiin(sekitar 8 – 10 C di main room)…. udah gitu ada snowing room (suhunya sekitar -5 C). Kalo masuk situ serasa lagi musim dingin deh. Bagus juga konsepnya ni. Setelah mulai merasa bosan di winter, saatnya menuju Autumn. It’s party tiiime….
Tips : Kalo mau ke quattro, mending bayar untuk masuk ke winter, jadi bisa masuk ke semua tempat.
Day – 6, Saturday (28 Nov 2008)
Hari ini ada kelas, tapi cuma sampai jam 12.00. Hari ini gw dan temen2 dari Indonesia berencana untuk pergi ke Putrajaya Lake. Gw udah book dari 3 hari sebelumnya (kalo gak salah), tapi ternyata nama kita gak tercantum di situ. Akhirnya terpaksa deh gw complain (yang ini complainnya bener lho…
, gak kayak yang di sini), karena gw gak mau acara batal gara2 gak dapat shuttle. Setelah complain, akhirnya kita dapet shuttle untuk ke Putrajaya Lake.
Di sana rencananya mau naik cruise ship, tapi ternyata waktunya gak cukup, karena jam 17.45 shuttle udah datang dan waktunya untuk pulang ke hotel.
Jam 9 malam, kita berangkat lagi ke KL untuk party lagi… kali ini tempatnya di Cynnai, salah satu club di kawasan Asian Heritage.
Kesan pertama gw buat tempat ini wah kayak bar biasa, dengan musik yang biasa aja. Awalnya agak kecewa sih, tapi ternyata setelah jam 12 malam, ritme musik mulai meningkat and… it’s party tiiiime…
Gw baru pulang sekitar jam 3 pagi dan baru sampai hotel jam 4 pagi. Padahal, jam stgh 7 pagi harus berangkat ke KL Sentral, karena gw dan temen2 (Rado, Angki, dan Dessy) mau pergi ke Genting Highlands. Akhirnya, gw cuma tidur 1 jam stgh deh, ngantuuuk…
Picture



